yang Dimaksud nilai sosial

18.31 priyoh 0 Comments



MATERI
A.  NILAI SOSIAL
1.    Pengertian Nilai Sosial
Anda tentu pernah mendengar orang berkata “Orang itu baik, barang itu berharga, barang itu bernilai”. Sesuatu dikatakan berharga, bernilai atau baik jika hal itu berguna bagi orang lain. Jika kita akan membahas mengenai nilai, kita awali dengan pertanyaan-pertanyaan mengapa dan bagaimana suatu kondisi itu bisa terjadi. Misalnya, mengapa orang rela mati hanya untuk membela sukunya atau memperjuangkan tanah airnya? Jawabannya merujuk pada hakikat keinginan luhur yang dicita-citakan oleh orang atau masyarakat tersebut.
Nilai sosial dalam sosiologi bersifat abstrak karena nilai tidak dapat dikenali dengan pancaindra. Nilai hanya dapat ditangkap melalui benda atau tingkah laku yang mengandungnilai itu sendiri. Nilai (value) mengacu pada pertimbangan terhadap suatu tindakan, benda, cara untuk mengambil keputusan apakah sesuatu yang bernilai itu benar (mempunyai nilai kebenaran), indah (nilai keindahan/estetik), dan religius (nilai ketuhanan).
Beberapa pengertian Nilai Sosial menurut beberapa ahli :
1.      Kimmball Young, NilaiSosial adalah asumsi-asumsi abstrak dan seringtidak di sadari mengenai apa yang benar dan apa yang penting.
2.      Woods, Nilai Sosial adalah petunjuk-petunjuk umum yang telah berlangsung lama mengarahkan tingkahlaku dalam kehidupan sehari-hari.
3.      Robert M.Z. Lawang, nilai sosial adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan yang pantas, berharga, yang mempengaruhi perilaku sosial orang yang memiliki nilai itu.
4.      Paper, nilai Sosial adalah segala sesuatu mengenai yang baik atau yang buruk.       
Dari pengertian para ahli tersebut nilai sosial dapat di arrtikan sebagai konsep abstrak mengenai segala sesuatu yang baik, dicia-citakan, yang penting, dan yang berguna bagi kehidupan manusia menurut ukuran masyarakat dimana nilai tersebut dijunjung tinggi. Nilai sosial merupakan landasan bagi masyarakat untuk menentukan apa yang benar dan penting, memiliki ciri-ciri tersendiri sert mendorong individu untuk berbuat sesuai norma yang berlaku.

2.    Macam-Macam Nilai Sosial
1) Nilai sosial berdasarkan ciri sosialnya dapat dibedakan menjadi dua yaitu nilai dominan dan nilai yang mendarah daging.
a. Nilai dominan
Nilai dominan yaitu nilai yang dianggap lebih penting dibandingkan nilai lainnya. Ukuran dominan atau tidaknya suatu nilai didasarkan pada hal-hal berikut ini.
1) Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut
Contohnya: hampir semua orang/masyarakat menginginkan perubahan ke arah perbaikan di segala bidang kehidupan, seperti bidang politik, hukum, ekonomi dan sosial.
2) Lamanya nilai itu digunakan
Contohnya: dari dulu sampai sekarang Kota Solo dan Yogyakarta selalu mengadakan tradisi sekaten untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad saw. yang diadakan di alun-alun keraton dan di sekitar Masjid Agung.
3) Tinggi rendahnya usaha yang memberlakukan nilai tersebut
Contohnya: menunaikan ibadah haji merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan umat Islam yang mampu. Oleh karena itu, umat Islam selalu berusaha sekuat tenaga untuk dapat melaksanakannya.
4)  Prestise/kebanggaan orang-orang yang menggunakan nilai dalam masyarakat.
Contohnya: memiliki mobil mewah dan keluaran terakhir dapat memberikan kebanggaan/prestise tersendiri.
b. Nilai yang mendarah daging
Nilai yang mendarah daging yaitu nilai yang telah menjadi kepribadian dan kebiasaan. Seseorang melakukannya seringkali tanpa proses berfikir atau pertimbangan lagi. Biasanya nilai tersebut telah tersosialisasi sejak seseorang masih kecil. Jika ia tidak melakukannya maka ia akan merasa malu bahkan merasa sangat bersalah. Contohnya: seorang guru melihat siswanya gagal dalam ujian akhir akan merasa telah gagal mendidiknya.
2) Menurut Prof. Notonegoro, nilai sosial dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
a.       Nilai Material yaitu, nilai yang terkandung dalam materi suatu benda yang berguna bagi kehidupan manusia. Sebagai contoh: Bahan bangunan ( Pasir,batu-batuan ) yang berguna untuk membuat rumah, gedung bertingkat, sekolah, dan lain-lain.
b.      Nilai vital adalah sesuatu yang berguna bagi manusia agar dapat melakukan aktifitas atau kegiatan dalam kehidupannya. Misalnya, komputer sebagai alat teknologi canggih yang membantu kegiatan administrasi di perkantoran.
c.       Nilai spiritual/rohani, Yaitu suatu hal yang berguna untuk kebutuhan rohani. Dibagi menjadi 4, yaitu :
1)   Nilai Religius merupakan nilai yang berisi filsafat-filsafat hidup yang dapat di yakini kebenarannya, misalnya nilai-nilai yang terkadang dalam kitab suci.
2)   Nilai Estetika merupakan nilai keindahan yang bersumber dari unsur rasa manusia (perasaan atau estetika). Misalnya, kesenian daerah atau penghayatan sebuah lagu.
3)   Nilai Moral merupakan nilai mengenal baik buruknya suatu perbuatan. Misalnya, kebiasaan merokok pada anak sekolah.
4)   Nilai Kebenaran/empiris merupakan nilai yang bersumber dari proses berfikir menggunakan akal dan sesuai dengan fakta-fakta yang terjadi (logika/rasio). Misalnya, ilmu pengetahuan bahwa bumi berbentuk bulat.

0 komentar: